Antropologi


Antropologi

Antropologi adalah ilmu yang mempelajari tentang budaya lokal, nasional, dan internasional serta pengaruhnya dalam kehidupan bermasyarakat secara lokal, nasional dan internasional.


Budaya Lokal, Budaya Asing, dan Hubungan Antar Budaya

Proses difusi atau penyebaran kebudayaan merupakan suatu proses penting dalam pengaruh antarbudaya. Bagi manusia, interaksi sosial mutlak diperlukan dalam kehidupan yang melibatkan berbagai macam komunitas yang memiliki kebudayaan yang berbeda. Selain itu, kebudayaan bersifat sangat dinamis dan peka terhadap kontak dengan kebudayaan atau komunitas lain sehingga terbentuklah proses saling memengaruhi antarkebudayaan.

Budaya lokal Indonesia sudah tercampur dengan berbagai budaya asing yang masuk ke Indonesia, baik melalui jalur damai seperti perdagangan maupun jalur penjajahan. Proses saling memengaruhi kebudayaan tersebut dalam antropologi tidak terlepas dalam konteks akulturasi atau kontak kebudayaan serta asimilasi yang melibatkan proses pertukaran dan pengambilan unsur-unsur kebudayaan antarkomunitas.


Potensi Keberagaman Budaya di Indonesia

Masyarakat Indonesia adalah masyarakat majemuk yang dibedakan secara horizontal maupun secara vertikal. Secara horizontal, masyarakat Indonesia ditandai dengan perbedaan ras, agama, suku bangsa, dan golongan serta secara vertikal ditandai dengan perbedaan ekonomi, politik, sosial budaya, dan pendidikan.

Perbedaan tersebut berpengaruh pada sistem kepercayaan, perilaku, nilai maupun pandangan hidup. Keberagaman budaya merupakan potensi besar yang harus dikembangkan dengan sebaik-baiknya sehingga tidak menimbulkan suatu konflik yang mengancam integrasi bangsa.

Dari berbagai ragam budaya ini terdapat suatu kebudayaan dominan yang memengaruhi kebijakan pemerintah Indonesia yang disebabkan karena faktor demografis, yaitu kesenjangan jumlah penduduk di Jawa dan di luar Jawa serta faktor politis, yaitu kegagalan mengartikulasikan kepentingan lokal dan tersumbatnya komunikasi politik yang mengakibatkan munculnya resistensi kelompok etnik yang sangat kuat.


Solusi Untuk Beberagaman Budaya di Indonesia

Dampak keberagaman budaya di Indonesia adalah berkembangnya perilaku konflik di antara kelompok etnik dan pemaksaan kelompok kuat sebagai kekuatan utama yang mengintegrasikan masyarakat. Hal ini memunculkan kebutuhan untuk mengembangkan prinsip relativisme budaya yang merupakan penyadaran akan persamaan dalam memandang kebudayaan sehingga mampu meminimalisir konflik. Sebagai negara yang terdiri atas berbagai elemen budaya yang berbeda, memunculkan berbagai konflik dan ketegangan karena adanya berbagai perbedaan suku bangsa, ras, agama, dan golongan. Sejak zaman dahulu telah dilakukan interaksi lintas budaya dimana masing-masing budaya lokal memiliki karakteristik budaya tersendiri, namun mampu hidup berdampingan dalam kelompok masyarakat. Misalnya, di daerah perkotaan yang umumnya masyarakat heterogen terikat oleh satu pranata sosial, yaitu rukun tetangga (RT). Sistem ini merupakan salah satu usaha pemerintah untuk menguatkan ikatan kebersamaan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan model penyelesaian masalah akibat keberagaman budaya yang dapat diterima oleh semua elemen budaya karena perbedaan sistem sosial budaya yang ada sehingga tidak menimbulkan masalah baru.

Posisi strategis Indonesia yang berada di dua benua, Asia dan Australia serta dua samudra Pasifik dan Hindia merupakan penyebab beragamnya budaya lokal yang ada di Indonesia. Keberagaman budaya yang berkembang di Indonesia ini merupakan kenyataan sejarah sebagai bagian proses kedewasaan bernegara. Salah satu cara untuk menghargai budaya lokal yang ada di Indonesia adalah bersikap empati dan toleransi terhadap budaya lokal tersebut. Penyadaran akan perbedaan yang ada di masyarakat Indonesia merupakan bagian penting dari tujuan pembangunan Indonesia pascaorde baru dengan menerapkan konsep persamaan hak dan demokratisasi dalam pendidikan multikultural. Pendidikan multikultural memandang semua budaya lokal sama sehingga tidak ada kelompok dominan maupun kelompok inferior untuk membangun sebuah jembatan komunikasi. Pendidikan ini diharapkan mampu meredam disintegrasi bangsa. Selain itu, sebuah wacana kebudayaan nasional yang mengedepankan eksistensi budaya lokal merupakan salah satu usaha untuk menghargai perbedaan budaya.


Penyelesaian Masalah Akibat Keberagaman Budaya di Indonesia

Konsep penting dalam memahami kebudayaan adalah kultural universal atau yang biasa dipahami dengan sebutan unsur-unsur kebudayaan. Cultural universal terdiri atas tujuh unsur, yakni sistem bahasa, sistem pengetahuan, sistem kekerabatan dan organisasi sosial, sistem peralatan hidup dan teknologi, sistem ekonomi dan mata pencaharian hidup, sistem religi, dan sistem kesenian.

Ada beberapa faktor yang men-dorong terbentuknya kebudayaan, yakni geografis, lingkungan, ras serta sistem ekonomi. Namun, setiap unsur kebu-dayaan tersebut haruslah dianalisis melalui wujud kebudayaan yang terdiri atas tiga unsur, yakni sistem ide atau gagasan, sistem aktivitas, dan sistem artefak.

Memahami secara holistik budaya bukan berarti mencampuradukkan setiap unsur kebudayaan, namun melihat keter-kaitan dan pengaruhnya antara satu unsur kebudayaan dengan unsur kebudayaan yang lainnya.


1. Budaya Lokal
2. Budaya Asing
3. Akulturasi Budaya
4. Keberagaman Budaya
5. Indonesia Beragam Budaya
6. Dampak Keberagaman Budaya Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>